Ketika Lelah Menghampiri…

Posted in Uncategorized on September 15, 2010 by thelittleaboutme

Tuhan,
Bolehkah saya merasa lelah?

Dan Tuhan berbicara kepadaku melalui firman-Nya…
Mazmur 121 -
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?

2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.

3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.

4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.

5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.

6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.

7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.

8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Smile, hold back the tears and just walk away. God be with me. I’ll never be alone.

-xxx-
A

Psikoterapi Supportif #1

Posted in daily garbage bin on August 24, 2010 by thelittleaboutme

Jakarta, 24 Agustus 2007
Food Louver Grand Indonesia Shopping Town 3rd floor

- Shiely
- Yovi
- Astri

Agenda:
1. Kriteria pasangan hidup
2. Penampilan
3. Hubungan tanpa arah & tujuan yang jelas

Masalah:
1. Belum punya kriteria pasangan hidup
2. Penampilan tidak stabil, kadang rapi & cantik, kadang kusut
3. Masih menjalin hubungan yg sia-sia, tidak jelas arah & tujuannya

Solusi:
1. Renungkan kriteria pasangan hidup
2. Selalu berpenampilan prima, ingat: you’ll never know who’ll you meet – could be your potential true love!
3. Tinggalkan hubungan yg sia-sia, tidak jelas arah & tujuannya

Medio 2010′s Story Telling

Posted in daily garbage bin on June 23, 2010 by thelittleaboutme

Dear my black blackpaper

Apa kabar?! Huehehe… Gue mau cerita panjang dan lebar dan lama nich… Long time no blog ya! Let’s rock  again…

Kalo waktu bisa diputar, pengen rasanya gue balik lagi ke masa dimana gue masih kerja di Jakarta, magang Hemato, jaga Baruna, YPR & GI. Hiks. Sayang waktu nggak bisa diputer seenak udel gue :p

Ini bulan kedua di Eka Hospital. Apa kabar gue di Eka Hospital? Menurut lo gue akan gimana Lan, coba tebak… Jawabannya: gue menderita disini, Lan, di Eka Hospital. Ironis banget. Ini sama sekali jauh dari bayangan dan harapan gue sebelumnya. Menderita lahir batin *lebay mode on*

Tanya kenapa?
Pertama, beban kerjanya berat. Kedua, banyak tuntutan dari berbagai pihak (manajemen, coordinator rawat inap, dan dari pasien). Ketiga, pendapatan tidak sesuai dengan pengorbanan. Keempat, orang2nya juga nggak enak, nggak kayak temen-temen kita di HOM. Singkat kata, gue nggak betah di 3#. Setelah satu setengah bulan kerja, gue mengajukan surat pengunduran diri. Selain ketiga fakta menyedihkan itu, keluarga gue emang lagi ada cobaan sih. Sepupu gue, adik nyokap gue, sakit berat sejak satu setengah bulan yang lalu (bersamaan sama masa kerja gue di 3#).

Sepupu cowok gue yg masih 14 tahun ini didiagnosis malignant germinal cell tumor, dengan tumor primer di mediastinum ukuran 12 x 10 x 12 cm, metastasis paru dan otak, dirawat di RSK Dharmais. Prognosis malam, makanya gue pengen bisa sama dia, nemenin dan ngurusin, selagi masih ada waktu. Karena keluarga gue deket banget sama keluarga sepupu gue ini.  Fakta itu yang gue ajukan ke manajemen dan HRD sebagai alasan resign gue, dan mereka ga bisa menahan gue. Tapi ternyata, sebelum gue resign dia sudah berpulang mendahului kita semua.

Dan gue tetap dengan niat gue untuk resign.

Karena, peristiwa sakit dan meninggalnya adik sepupu gue ini bikin gue sadar, betapa sedikitnya waktu dan perhatian yang gue berikan buat keluarga gue. Alangkah sibuknya gue ngurusin orang lain dan hal lain di luar rumah selain keluarga gue, sementara keluarga gue dan orang-orang yang gue sayang selama ini terbengkalai. *shocked*

Selepas kepergian adik sepupu gue, gue masih mengemban amanat untuk men-skrining adiknya, cowok juga, umur 12 tahun, mengingat germinal cell tumor itu adalah tumor kongenital yang patofisiologinya sudah mulai berlangsung dari masa embrio dan dipengaruhi factor genetik. Selain itu ada sederet om dan tante yang sudah senior, termasuk bokap dan nyokap gue, yang punya risiko keganasan, hipertensi, asma dan alergi yang diturunkan dari opa dan oma gue. *sigh*

(Sepertinya panggilan hidup gue sudah mulai jelas, to help people dealing with cancer… Which means, Sp.PD, KHOM …Sounds familiar *big grin*)

Dan tekad gue untuk resign pun menjadi semakin mantap.

Gue belom tau mau kerja apa setelah resign, yg penting gue lepas dulu dari ikatan “kerja rodi” ini. Pada prinsipnya dalam hidup gue nggak takut “kerja rodi”, asal ada manfaatnya. Misalnya, waktu koas kerja rodi tapi kan setelah selesai  jadi dokter umum. Trus kalau nanti PPDS juga pasti akan kerja rodi, tapi kan setelahnya akan jadi dokter spesialis. Nah kalo kerja rodi sebagai dokter umum di rumah sakit swasta, nantinya gue akan jadi apa? Ga akan jadi apa-apa. Tetap aja gue dokter umum.

Gue melihat kesia-siaan atas kerja rodi gue di 3#. Dan tekad gue untuk resign pun menjadi semakin bertambah mantap.

Luv u all d way,

A

magic does happen

Posted in daily garbage bin, gemini on April 2, 2010 by thelittleaboutme

You have a certain power over people now, Gemini. You may have noticed that you’re getting more glances, that you’re opinion is being asked for more often, and that your influence is stronger. This is a wave you should ride to the maximum. Make a mental assessment of what is most important to you now. Then proceed to take the necessary steps to get what you want. Don’t let more trivial duties get in the way of reaching for dreams or other important goals now. This is a time when you can make magic happen.

Alone and Lonely

Posted in daily garbage bin with tags , , , on March 22, 2010 by thelittleaboutme

“As human, I oftenly feel alone and lonely, though deep inside in my heart I believe this truth, that I am not, were never be and I will never be alone and loney in Christ.”

Make It Happen

Posted in daily garbage bin, gemini with tags , , , , on December 18, 2009 by thelittleaboutme

Once you make a decision, the universe conspires to make it happen.

I was born on xxxxxxxxxxx.

:: Romantic
:: Idealistic and need a reason to be happy.
:: Strong Family bond are important to them.
:: Their decisions are driven by their emotion.
:: Like to help and take care others.
:: Loyal and a good teacher.
:: Love musics.
:: Loyal to those who are serious in relationship.
:: Need to learn what can and can’t change.

Famous people that share my personalities : Albert Einstein, Jane Seymour, John Denver, Meryl Streep, Christopher Columbus, Goldie Hawn.

“Susahnya Jadi Gue…”

Posted in daily garbage bin with tags , , , , , on December 18, 2009 by thelittleaboutme

Apa Non? Apa susahnya jadi dikau?

Pintar, cantik, menarik, komunikatif… Banyak mata melirik setiap kali dirimu melintas. Tapi hanya bisa berbisik…

Huhuhu. Tetep aja gue single. Suka sama cowok yang nggak pernah suka sama gue. Giliran ada yang suka, eh, hubungannya nggak beres. Entah dia punya pacar, atau banyak perbedaan yang nggak berani DIA seberangi.

Ya sudahlah.

Hiks.

Hahaha. Penting banget deh Tri…

*mohon dimaafkan… lagi gak beres ni anak ;P*

“Harm Reduction”

Posted in daily garbage bin with tags , , , , , on December 18, 2009 by thelittleaboutme

Saat ini yang lagi happening dalam hidup gue adalah tema “abu-abu”. Ya. Abu-abu. Beberapa hari ini gue dirundung duka, sedih dan gelisah yang nggak jelas sebabnya. Seperti akan kehilangan sesuatu yang berharga. Setahun yang lalu, gue pernah mengalami hal kayak gini. Seminggu sebelum berangkat liburan ke Bali gue nangis tiga hari tiga malam berturut-turut. Nggak enak makan, nggak bisa tidur. Gundah gulana dan resah gelisah. Merasa seperti harus melepaskan seseorang yang saat itu sedang gue sayang banget. Dan setelah seminggu liburan di Bali, ketika gue pulang gue harus dihadapkan pada kenyataan bahwa pria tercinta gue mempublikasikan status “in relationship“-nya dengan orang lain yang selama ini disangkal memiliki hubungan khusus dengannya.

Dan kini rasa itu datang lagi. Rasanya seperti akan kehilangan pria yang saat ini tengah gue cintai sepenuh hati. Nggak ada hujan nggak ada angin, gue seperti dapet pemberitahuan bahwa gue akan kehilangan dia dan harus melepaskan dia dalam waktu dekat. Will that happened again to me, like last year?

Nggak ada yang tahu, kecuali Tuhan. Sampai saat ini, gue belum menerima kabar apa-apa. Tapi perasaan ini nggak pernah hilang. Sisi baiknya adalah, gue sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi dalam hidup gue. Ketika hidup menghadapkan gue pada kenyataan yang nggak pernah gue harapkan untuk terjadi, apa yang bisa gue lakukan untuk meminimalisasi kerusakan sebagai konsekuensinya?

Gue selalu bisa memilih.

Dalam hal ini, pilihannya adalah: terpaksa kehilangan dia atau melepaskan dia dengan ikhlas? Outcome-nya tetap sama, yaitu dia nggak ada lagi dalam hidup gue. Tapi karena dua pilihan tersebut membawa gue ke proses yang berbeda dan bertolak belakang, konsekuensi ketiadaan dirinya dalam hidup gue menjadi berbeda secara bermakna dalam hal kerusakan yang ditimbulkan. Dalam hal kesedihan, sakit hati maupun kepahitan yang mungkin timbul.

Pilihan pertama: terpaksa kehilangan dia. Artinya, gue nggak pernah memikirkan kemungkinan kepergian dia dari hidup gue, atau kemungkinan itu pernah terlintas tapi gue abaikan sehingga pada saat dia benar-benar pergi dari hidup gue… Gue akan merasa terpukul, nggak siap dan nggak ikhlas. Secara otomatis kerusakan yang ditimbulkan akibat kehilangan dia akan sangat besar, cenderung luas dan sukar sembuh karena sangat mungkin melbatkan reaksi sistemik yang merugikan hidup gue secara keseluruhan.

Kalau dia dibaratkan sebagai hemangioma, maka kehilangan dia ibarat menjalani pembedahan untuk mengangkat hemangioma tersebut tanpa persiapan pre-anestesi dan persediaan darah yang adekuat, padahal risiko eksisi tumor hemangioma adalah perdarahan yang hebat. Yang sangat mungkin berakibat fatal, apabila tidak dicegah dan diantisipasi sejak awal.

Pilihan kedua: melepaskan dia dengan ikhlas, bahkan sebelum gue harus benar-benar melepaskan dia. Lho, orangnya masih ada kok sudah dilepaskan? Tanya kenapa? Menikmati kebersamaan dan keberadaan dia dalam hidup gue adalah hal yang sangat indah untuk dijalani. Nggak salah kok. Hal itu merupakan hal yang umum dan wajar. Akan tetapi, jika mau naik satu level lebih tinggi, maka gue bisa sampai pada level keikhlasan yang lebih tinggi pula, dan pada akhirnya akan menolong diri gue sendiri dalam usaha pencegahan untuk meminimalisasi kerusakan dan kerugian yang mungkin terjadi ketika harus melepaskan dia dari hidup gue. Singkatnya, inilah yang disebut dengan “harm reduction”.

Cepat atau lambat, ikhlas atau nggak ikhlas, mau nggak mau… Akan ada saat dimana dia pergi dari hidup gue, dan nggak bisa ada lagi untuk gue, karena sebab dan alasan apapun. Dan gue sadar, saat itu bisa jadi saat yang paling berat untuk gue jalani.

Dalam rangka “harm reduction” ini, gue berusaha meminimalisasi beban gue saat harus melepaskan dia dengan cara…

  1. Menanamkan baik-baik di hati dan pikiran gue, bahwa dia nggak bisa selamanya ada bersama gue.
  2. Merelakan dia mulai dari sekarang, saat dia masih ada di sisi gue.
  3. Melakukan yang terbaik yang bisa gue lakukan untuk dia, selagi gue masih bisa, selagi dia masih ada untuk gue, selagi kebersamaan itu masih milik kami berdua.
  4. Secara dini belajar mengikhlaskan kepergiannya, mengikhlaskan ketiadaannya, menerima kenyataan terburuk yang bahkan nggak pernah gue harapkan terjadi, namun cepat atau lambat akan tetap terjadi.
  5. Nggak menjadikan dia fokus kehidupan gue, dan sebagai gantinya mulai menata fokus-fokus netral di kehidupan gue yang bisa memberi dampak positif bagi hidup gue secara keseluruhan. Contohnya: memperdalam kehidupan spiritual, olahraga, memberi kontribusi kepada keluarga, teman-teman, masyarakat maupun bidang pekerjaan dan lain sebagainya.
  6. Menikmati anugerah kehidupan yang Tuhan kasih buat gue. Hey… Many things to do in life! (^^,)v

Dan sekarang gue diselamatkan kembali, sebelum sempat harus menangis. Another jerk came into my life, and I was too misty and too much in love. But God has placed wonderful angels around me to blowed out those misty so I can see clearly now… The rain has swept out the misty. And, hey… I saw a jerk! LOL ;D

“Morning Has Broken”

Posted in artsy with tags , , , , , , on December 18, 2009 by thelittleaboutme
another grey and rainy day.... by shantaya ~ dannie.
When morning has broken,
and the first breath sighs,
a new hope arise,
bringing the freshness of life,
as a dew from the earliest mist…
A new day,a new life, a new hope!

“Medical Speciality Aptitude Test of University of Virginia Health System”

Posted in daily garbage bin with tags , on August 2, 2009 by thelittleaboutme

Whoa…
Is that “Medical Speciality Aptitude Test of University of Virginia Health System” accurate?
Surprisingly, to be honest, the big five tops of the result really fits my medical interest fields…
:-)

1 dermatology 47
2 anesthesiology 46
3 psychiatry 45
4 pediatrics 42
5 ophthalmology 42
6 radiation oncology 42
7 general surgery 41
8 radiology 41
9 colon & rectal surgery 41
10 gastroenterology 41
11 general internal med 41
12 med oncology 41
13 emergency med 40
14 plastic surgery 40
15 urology 39
16 family practice 39
17 hematology 38
18 nuclear med 38
19 neurosurgery 38
20 occupational med 38
21 aerospace med 38
22 physical med & rehabilitation 38
23 otolaryngology 38
24 orthopaedic surgery 36
25 cardiology 36
26 rheumatology 35
27 nephrology 35
28 allergy & immunology 35
29 neurology 33
30 endocrinology 33
31 obstetrics/gynecology 33
32 thoracic surgery 32
33 pulmonology 32
34 infectious disease 32
35 preventive med 31
36 pathology 31

http://www.med-ed.virginia.edu/specialties/SaveAnswers.cfm?CFID=318148&CFTOKEN=bbb13aae16e535d3-DB9062EA-E7F3-0039-F67991EEA10DA5DD&jsessionid=3230c037a9cc338c7640477921732a123513

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.